Sunday, 11 June 2017

6 Keutamaan Muadzin (Orang Adzan), Azan dan Iqamah

Kaum muslimin sahabat beriman yang berbahagia.
Adzan merupakan hal yang tidak dapat kita pisahkan dalam kehidupan kita sebagai muslim yang beriman. Tidak hanya disiang hari bahkan kala malam menguasai kegelapan pun adzan tetap dikumandangkan demi memberi tahu atau memperingatkan kepada seluruh ummat untuk mengerjakan shalat atau memeberitahu bahwa waktu shalat telah tiba. Selain dalam waktu shalat fardhu, adzan juga disunnatkan pada shalat sunnat sebagaimana sudah kami jelaskan sebelumnya.

Dalam hal ini, adzan dikategorikan sebagai ibadah secara otomatis yang namanya ibadah pasti mendapatkan pahala. Nah, apakah itu saja yang dimiliki oleh lantunan suci tersebut? Disini akan kita jelaskan tentang keutamaan-keutamaan atau keistimewaan-keistimewaan adzan.

1.    Setiap makhluk yang mendengar akan menjadi saksi dihari kiamat

Sebelum kita jelaskan, mari kita simak sabda nabi saw berikut ini:

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ قَالَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي صَعْصَعَةَ الْأَنْصَارِيِّ ثُمَّ الْمَازِنِيِّ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ أَخْبَرَهُ أَنَّ أَبَا سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ قَالَ لَهُ إِنِّي أَرَاكَ تُحِبُّ الْغَنَمَ وَالْبَادِيَةَ فَإِذَا كُنْتَ فِي غَنَمِكَ أَوْ بَادِيَتِكَ فَأَذَّنْتَ بِالصَّلَاةِ فَارْفَعْ صَوْتَكَ بِالنِّدَاءِ فَإِنَّهُ لَا يَسْمَعُ مَدَى صَوْتِ الْمُؤَذِّنِ جِنٌّ وَلَا إِنْسٌ وَلَا شَيْءٌ إِلَّا شَهِدَ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ قَالَ أَبُو سَعِيدٍ سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

manfaat mengumandangkan adzan, pahala adzan, keutamaan adzan dan menjawab adzan, pahala orang adzan dan iqomateutamaan adzan subuh, hikmah menjadi muadzin
Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Yusuf berkata, telah mengabarkan kepada kami Malik dari Abdurrahman bin Abdullah bin 'Abdurrahman bin Abu Sha'sha'ah Al Anshari Al Mazini dari Bapaknya bahwa ia mengabarkan kepadanya, bahwa Abu Sa'id Al Khudri berkata kepadanya, Aku lihat kamu suka kambing dan lembah (pengembalaan). Jika kamu sedang mengembala kambingmu atau berada di lembah, lalu kamu mengumandangkan adzan shalat, maka keraskanlah suaramu. Karena tidak ada yang mendengar suara mu'adzin, baik manusia, jin atau apapun dia, kecuali akan menjadi saksi pada hari kiamat. Abu Sa'id berkata, Aku mendengarnya dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. (shahih bukhari nomor:574)

Sebagaimana kita baca pada hadits di atas, suatu keistimewaan atau keutamaan yang pertama yang dapat kita peroleh dengan mengumandangkan adzan adalah semua makhluk baik manusia, hewan, jin, tumbuh-tumbuhan dan makhluk lain sebagainya akan naik saksi kepada Allah SWT.  pada hari kiamat. Yang mana pada hari itu tidak suatu orang pun kerabat maupun keluarga yang dapat menolong kita maka dari amalan inilah salah satu harapan atau bekal kita untuk hari kiamat.

Bayangkan saja, berapa ummat manusia yang dapat mendengar adzan kita, berapa jin, tumbuh-tumbuhan, hewan, dan malaikat yang mendengar dan akan naik saksi terhadap kita nantinya. Bayangkan berapa juta ataupun milyar makhluk ciptaan Allah yang mendengar lantunan adzan kita. Bayangkan adzan yang kita kumandangkan dengan penuh ikhlas tersebut dan mendapat ridha Allah selalu kita lakukan sebagai rutinitas bahkan dalam jangka waktu bertahun-tahun lamanya. Bukankah ini juga merupakan prestasi yang sangat luar biasa? Ini merupakan salah satu dari keutaman-keutamaan adzan yang masih banyak akan kita bahas.

2.    Diampunkan dosanya

Sabda nabi saw. Yang diriwayatkan oleh abu dawud:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الْمُؤَذِّنُ يُغْفَرُ لَهُ مَدَى صَوْتِهِ وَيَسْتَغْفِرُ لَهُ كُلُّ رَطْبٍ وَيَابِسٍ وَشَاهِدُ الصَّلَاةِ يُكْتَبُ لَهُ خَمْسٌ وَعِشْرُونَ حَسَنَةً وَيُكَفَّرُ عَنْهُ مَا بَيْنَهُمَا

Dari Abu Hurairah, ia berkata, "Aku pernah mendengar Rasulullah bersabda, 'Seorang muadzin akan diampuni dosanya sejauh suaranya, dan setiap yang basah dan kering akan memintakan ampunan baginya. Yang melaksanakan shalat berjamaah, maka baginya akan ditulis dua puluh lima kebaikan dan dihapuskan dosa-dosanya di antara waktu shalat'. " Hasan-Shahih: Al Misykah (667), Shahih Abu Daud (528).

Manusia mana di dunia ini yang tidak menginginkan untuk penghapusan dosa, dan manusia  mana di dunia ini yang tidak berdosa, pasti kita semua menginginkan ampunan. Nah, keistimewaan adzan berikutnya adalah ampunan dosa bagi siapa yang beradzan atau mengumandangkan adzan. Bahkan dosa yang akan diampuni adalah sejauh suaranya yang artinya adalah seberapa keras suara seseorang melantunkan adzan.

Seperti uraian keistimewaan pertama, bahwa kita di ajurkan untuk mnegeraskan suara dengan tujuan untuk banyaknya makhluk-makhluk Allah yang mendengar suara kita dan semakin keras maka semakin banyak yang menjadi saksi kita dihadapan Allah SWT. sedikit lain dari hadits atau keistimewaan adzan yang ke-dua ini. Dalam hal ini kita dianjurkan untuk mengeraskan suara agar ampunan dosa kita semakin luas sejauh suara kita terdengar dan setiap yang basah dan kering akan meminta ampun bagi kita. Apalagi sekarang ini berkat kemajuan tekhnologi, kita sudah diperbendaharai dengan tekhnologi microphon. Yang mana dengan alat ini suara kita dapat terdengar hingga pelosok desa sebelah. Berbeda dengan dulu yang hanya menggunakan suara tampa alat bantu. Dalam hal ini juga merupakan sebuah karunia Allah SWT. yang memberikan kemudahan kepada kita di zaman yang penuh kemungkaran ini.

3.    Mendapat Surga dan 60 puluh kebaikan pada adzan serta 30 kebaikan pada iqamah

Surga dan Neraka adalah suatu pilihan yang harus ditentukan sejak kita memulai hidup didunia. Untuk memeperoleh syurga sudah pasti dengan amal shaleh dan kebajikan. Namun jika kita berbuat mungkar, maka neraka akan menjadi sahabat sejati. Sungguh sangat banyak amal shaleh dan kebajikan di dunia ini, maka termasuk amalan yang akan membawa kita masuk surga adalah amalan adzan, mari kita simak apa lagi yang dimiliki oleh adzan dalam hadits berikut:

Dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa mengumandangkan adzan selama dua belas tahun, maka wajib baginya surga, serta ditulis baginya setiap hari enam puluh kebaikan dengan adzannya itu dan pada setiap iqamat, tiga puluh kebaikan."  Shahih: Al Misykah (678), Ash-Shahihah (42), Shahih At-Targib (242). 

Tertulis jelas dengan tinta goresan kata. Bahwa surga adalah balasan bagi orang yang mengumandangkan adzan selama 12 tahun . selain itu, mereka juga akan memeperoleh kebaikan pada setiap adzan dan iqamah masing-masing 60 dan 30 kebaikan. Jika dalam satu hari kita dapat 5 kali, maka 5x60=300 ditambah 5 x30=150 maka 450. Dalam sehari kita bisa mendapatkan 450 kebaikan. Bayangkan sebulan dan bayangkan dalam hitungan tahun. Apalagi kebaikan di bulan Ramadhan yang mana amalan di lipat gandakan pahalanya, sungguh sangat luar biasa.

Memang pada dasarnya kita beribadah bukanlah untuk mengharap imbalan kecuali redha Allah. Yang namun untuk mendorong dan memotivasi kita apa salahnya kita tahu tentang pahala dari setiap ibadah.

4.    Setan menjauh


حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ قَالَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ أَدْبَرَ الشَّيْطَانُ وَلَهُ ضُرَاطٌ حَتَّى لَا يَسْمَعَ التَّأْذِينَ فَإِذَا قَضَى النِّدَاءَ أَقْبَلَ حَتَّى إِذَا ثُوِّبَ بِالصَّلَاةِ أَدْبَرَ حَتَّى إِذَا قَضَى التَّثْوِيبَ أَقْبَلَ حَتَّى يَخْطِرَ بَيْنَ الْمَرْءِ وَنَفْسِهِ يَقُولُ اذْكُرْ كَذَا اذْكُرْ كَذَا لِمَا لَمْ يَكُنْ يَذْكُرُ حَتَّى يَظَلَّ الرَّجُلُ لَا يَدْرِي كَمْ صَلَّى

Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Yusuf berkata, telah mengabarkan kepada kami Malik dari Abu Az Zinad dari Al A'raj dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika panggilan shalat (adzan) dikumandangkan maka setan akan lari sambil mengeluarkan kentut hingga ia tidak mendengar suara adzan. Apabila panggilan adzan telah selesai maka setan akan kembali. Dan bila iqamat dikumandangkan setan kembali berlari dan jika iqamat telah selesai dikumandangkan dia kembali lagi, lalu menyelinap masuk kepada hati seseorang seraya berkata, 'Ingatlah ini dan itu'. Dan terus saja dia melakukan godaan ini hingga seseorang tidak menyadari berapa rakaat yang sudah dia laksanakan dalam shalatnya." (Shahih bukhari nomor: 573)

Setan-setan akan lari terbirit-birit ketika mendengar adzan. Yang mana dalam artiannya bahwa sesungguhnya setan itu sangat anti dan alergi dengan lantunan adzan. Bayangkan jika adzan dikumandangkan disetiap desa, pelosok-pelosok, pasti setan menjauh dari desa itu. Karena dalam hal ini, tujuan setan adalah menggoda anak adam sebagimana yang dikisahkan dalam dialognya dengan Allah SWT. pada saat diperintahkannya oleh Allah kepada iblis/setan untuk bersujud kepada adam. Karena bangkangannya, iblis terkutuk dan diusir dari surga

Baca Kisahnya: Nabi Adam sebagai asal mula ummat manusia

5.    Akan masuk surga bagi orang yang mengucapkan seperti yang dikumandangkan oleh muadzin dengan yakin

Keyakinan adalah pokok utama dalam iman. Bagaimana mungkin kita beriman tanpa rasa yakin. Begitu juga dengan beribadah, keyakinan adalah yang paling utama. Dan pahala didasarkan pada keyakinan tersebut, mari kita simak hadits berikut ini:

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْحَارِثِ أَنَّ بُكَيْرَ بْنَ الْأَشَجِّ حَدَّثَهُ أَنَّ عَلِيَّ بْنَ خَالِدٍ الزُّرَقِيَّ حَدَّثَهُ أَنَّ النَّضْرَ بْنَ سُفْيَانَ حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَامَ بِلَالٌ يُنَادِي فَلَمَّا سَكَتَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَالَ مِثْلَ هَذَا يَقِينًا دَخَلَ الْجَنَّةَ

Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Salamah dia berkata; telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb dari 'Amr bin Al-Harits bahwasanya Bukair bin Al-Asyajji menceritakan kepadanya bahwasanya 'Ali bin Khalid Az-Zuraqi menceritakan kepadanya bahwasanya An-Nadhr bin Sufyan menceritakan kepadanya sesungguhnya dia mendengar Abu Hurairah berkata; "Suatu ketika kami bersama Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, lalu bangkitlah Bilal untuk adzan. Setelah selesai adzan. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda. 'Barangsiapa mengucapkan seperti yang dikumandangkan oleh muadzin dengan yakin, maka dia masuk surga'." (shahih sunan nasai)

Dapat kita garis bawahi, hal yang perlu kita perhatikan dalam beribadah adalah yakin.

6.    Doa yang terkabul antara adzan dan iqamah

Doa adalah suatu ucapan yang memiliki kekuatan luar biasa. Doa yang kita sampaikan adalah sebuah permintaan atau percakapan kita dengan yang Maha Kuasa. Bisa saja kita inginkan sesuatu lalu kita berdoa kepada Allah SWT. Tapi apakah kita tahu bahwa doa diantara azan dan iqamah itu tidak di tolak olah Allah SWT.? Dalam hadits Rasulullah SAW. Yang diriwayatkan oleh Ahmad berbunyi:

Do'a yang diucapkan antara azan dan iqomat tidak ditolak (oleh Allah). (HR. Ahmad)
Nah, marilah kita luangkan waktu kita untuk berdoa kala selesai azan. Perhatikan tatacara berdoa dengan baik dan memohonlah kepada Allah swt.

Sungguh sangat banyak kebaikan yang dapat kita tuai dalam ibadah kepada Allah SWT., termasuk dalam kategori azan ini. Maka tidak dapat disangkal hadits berikut :

Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Yusuf berkata, telah mengabarkan kepada kami Malik dari Sumayya mantan budak Abu Bakar, dari Shalih dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Seandainya manusia mengetahui apa (kebaikan) yang terdapat pada adzan dan shaf awal, lalu mereka tidak akan mendapatkannya kecuali dengan cara mengundi, niscaya mereka akan melakukannya. Dan seandainya mereka mengetahui kebaikan yang terdapat dalam bersegera (menuju shalat), niscaya mereka akan berlomba-lomba. Dan seandainya mereka mengetahui kebaikan yang terdapat pada shalat 'Isya dan Shubuh, niscaya mereka akan mendatanginya walaupun harus dengan merangkak."

Semoga kita selalu dalam lindungan Allah dan mendapat ridho atas apa yang kita kerjakan dan selalu dalam tuntunan-nya. Aamiin aamiin yarabbal ‘alamiin.

Baca Juga: Asal mula azan dan iqamah

No comments:

Post a Comment